Select Page

Sumber : Haibunda.com

Kehamilan merupakan momentum kebahagiaan yang dinanti oleh setiap para ibu. Ini artinya setiap ibu sudah siap menghadapi beragam serba-serbi permasalahan kehamilan, salah satunya perubahan fisik. Faktor perubahan fisik kerap kali menjadi pemicu ketidaknyamanan si ibu saat hamil,  karena janin dalam perut semakin berkembang. Selain itu perubahan fisik berimbas pada beragam keluhan seperti pegal, nyeri punggung, sakit kepala, stress, dan badan terasa kaku.

Beberapa ahli menyarankan, keluhan-keluhan ini dapat diantisipasi dengan melakukan terapi pijat. Ketika sang ibu mendapatkan terapi ini, diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan mengurangi keluhan yang dirasakan. Penelitian University of Miami School Of Medicine menyatakan pijat saat hamil memiliki manfaat dalam menurunkan kecemasan, mengurasi sakit pada kaki, membantu tidur lebih berkualitas dan menurunkan stress.

Namun perlu digarisbawahi moms, terapi pijat biasanya dilakukan setelah trimester pertama, tepatnya sang ibu sudah masuk kehamilan trimester kedua. Selain itu, keputusan untuk melakukan pijat saat hamil harus di bawah pengawasan dokter dan dilakukan oleh terapis yang berpengalaman.

Dokter kandungan dan kebidanan di Montefiore Medical Center di Bronx, Mary Rosser, MD, PhD menyarankan pijatan trimester pertama terbilang rawan, meskipun tidak menyebabkan keguguran. Ia lebih lanjut menyarankan, ibu hamil boleh melakukan pijat saat melewati trimester pertama, karena relatif lebih aman. Penelitian juga telah mengungkap terapi pijat bagian dari perawatan kehamilan dan dilakukan dengan pertimbangan cermat. Hal ini dikarenakan pijat ibu hamil harus disesuaikan dengan kebutuhan sang ibu.

Adapun beberapa manfaat melakukan terapi pijat bagi ibu hamil, antara lain sebagai berikut :

1. Dapat mengurangi stress

Melakukan pijat saat hamil terbukti dapat mengurangi stress pada ibu hamil. Dalam kondisi stress, tentu saja akan berpengaruh pada perkembangan bayi dalam kandungan. Jika stress sang ibu lebih tinggi selama kehamilan, hal ini berdampak pada fungsi otak dan perilaku si bayi dalam kandungan. Untuk itu, jika moms berencana melakukan pijat kehamilan segera berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga ahli.

2. Sirkulasi darah menjadi lancar

Pijat pada masa kehamilan bermnfaat untuk peredaran darah si ibu semakin lancar. Saat sirkulasi darah lancar, tentu saja hal ini akan mendorong kenyamanan pada tubuh dan pikiran ibu

3. Mengurangi nyeri pinggul dan punggung

Pijat pada masa kehamilan juga akan bermanfaat mengurangi rasa sakit punggung dan pinggul. Rasa sakit ini biasanya dikarenakan adanya perubahan fisik, karena janin dalam perut semakin berkembang dan perut kian membesar. Dampaknya sang ibu juga jadi kelebihan beban dan menopan perutnya ke depan.

4. Mengurangi bengkak pada kaki

Pada masa kehamilan, rentan terjadi bengkak atau istilah medisnya dikenal edema. Hal ini diakibatkan oleh produksi cairan yang melimpah pada tubuh selama masa kehamilan. Dampak ini akan menimbulkan bengkak pada kaki ibu saat hamil.

5. Mengurangi rasa sakit saat persalinan

Pijat kehamilan ternyata bermanfaaat untuk mengurangi rasa sakit ketika persalinan tiba. Dengan teknik pijat hamil, ibu akan merasa tenang dan nyaman, sekaligus mendorong durasi persalinan lebih cepat.

Teknik pijat pada ibu hamil pun ternyata beragam, moms. Contohnya seperti teknik pijat swedia dan pijat shiatsu. Kegunaannya disesuaikan dengan kondisi kehamilan sang ibu.

Jadi moms enggak perlu ragu dan takut untuk melakukan pijat persalinan ya, moms. Pastikan untuk selalu didampingi tenaga medis ya, Moms!

Jika moms berencana melakukan pijat kehamilan dalam waktu dekat, yuk kunjungi HAMI Homecare solusi layanan pijat bayi dan segera reservasi melalui Whatsapp di H-1 ya, moms!