Select Page

Proses mengASihi memang tak sepenuhnya mudah dan lancar. Pasti selalu penuh dengan perjuangan dan tantangan dalam setiap prosesnya. Biar pun penuh perjuangan, mengASIhi nyatanya juga punya manfaat untuk kesehatan si kecil dan Moms. Jadi, jika Moms menemukan hambatan dalam proses menyusui, Moms harus tetap yakin bahwa masalah tersebut pasti bisa dilalui. Salah satunya saat si kecil menolak menyusui karena mengalami bingung puting saat menyusui.

Bingung puting adalah keadaan bayi menolak menyusu dari payudara karena pemberian dot atau empeng sebelumnya. Cara menyusu dari dot dan payudara barangkali terlihat sama, padahal kenyataannya berbeda. Kondisi ini  memungkinkan bayi kesulitan melakukan pelekatan dan protes karena perbedaan ukuran atau tekstur puting yang berbeda. Pada kondisi ini juga, si kecil biasanya menolak menyusui langsung dari payudara dan lebih memilih botol susu. Saat si kecil mengalami bingung puting, tentu ini juga akan berdampak pada kesehatan Moms. Akibatnya, produksi ASI bisa jadi berkurang bahkan dapat mengakibatkan mastitis.

Dilansir dari Buku Pintar ASI Menyusui, tanda-tanda si kecil mengalami bingung puting diantaranya adalah bayi terlihat sudah melekat  tapi tidak mau menghisap, bayi mendorong lidahnya ke atas selama mengisap, bayi menolak menyusu dan lebih memilih botol, mulut bayi mendorong payudara, bayi mendorong lidahnya ke atas selama menghisap, dan si kecil hanya menghisap ujung atau sebagian puting ibu sehingga berpotensi menyebabkan nyeri pada puting.

Saat si kecil menunjukan tanda-tanda ini, Moms harus segerakan untuk berkonsultasi dengan konselor laktasi. Karena kondisi ini juga akan memengaruhi kondisi Moms saat menyusui.

Berikut ini beberapa tips yang Moms bisa lakukan saat si kecil mengalami bingung puting sebagai berikut :

1. Menghentikan penggunaaan empeng dan dot

Dalam kondisi ini, Moms bisa menggunakan alternatif lain pada saat pemberian ASI, seperti

sendok, cup feeder, atau spuit.

2. Pastikan bayi dan ibu selalu menyusui senyaman mungkin. Selain itu, coba menyusui di berbagai posisi.

3. Coba lakukan skin to skin sesering mungkin, agar si kecil dapat mengenali ASI ibu. Lakukan pedekatan ini di waktu selain menyusui juga dan biarkan si kecil tetap dalam dekapan.

4. Teteskan ASI ke mulut bayi sebelum melekat pada payudara guna membuat bayi tertarik untuk melekat.

Moms bisa melakukan beberapa tips di atas sebagai pertolongan pertama, jika si kecil mulai mengalami bingung puting saat menyusui. Di HAMI bisa melakukan konsultasi dengan konselor laktasi.

Kalau moms berencana menggunakan layanan HAMI Homecare dalam waktu dekat, yuk kunjungi HAMI Homecare solusi layanan pijat bayi dan segera reservasi melalui Whatsapp di H-1 ya, moms!