Select Page

Masa kehamilan akan membawa perubahan fisik pada sang ibu. Seringkali perubahan fisik tersebut memberikan efek berupa keluhan yang membuat ibu merasa tidak nyaman. Perubahan fisik yang seringkali terjadi salah satunya pembengkakan payudara hingga tersumbatnya saluran ASI pasca melahirkan. Selain itu, mengabaikan perawatan breastcare memungkinkan ibu mengalami keluhan seperti nyeri puting, payudara terasa keras dan nyeri, infeksi payudara, hingga puting kering dan pecah-pecah. Hal ini memang wajar terjadi, Moms. Karena masa kehamilan membawa perubahan pada tubuh.

Saat masa kehamilan, tubuh ibu mempersiapkan payudara untuk memproduksi ASI. Dampaknya, payudara menjadi besar, kencang, berat, hingga bisa mencapai 2 kali dari berat normalnya. Pada masa ini pula, pembuluh darah menjadi lebih aktif supaya kelenjar pada payudara dapat menghasilkan ASI berkualitas.

Beberapa Ibu merasakan breastcare menjadi perawatan yang menakutkan dan terbaikan. Padahal perawatan ini sangat penting sekali lho, Moms. Riset yang dilakukan oleh Korean Academy Of Nursing, membuktikan bahwa melakukan breastcare memiliki segudang manfaat. Dengan memberikan pijatan yang benar selama 30 menit dan 10 hari, dapat membantu produksi ASI semakin lancar. Selain itu, payudara yang diberikan pijatan, kandungan ASI-nya menjadi semakin baik.  

Perawatan payudara menjadi penting di masa kehamilan dan pasca persalinan, karena ASI menjadi nutrisi yang ideal untuk tumbuh kembang si kecil. Selain itu, perawatan payudara akan berpengaruh pada tercukupinya kebutuhan ASI untuk si kecil. Kandungan dalam ASI mampu memberikan antibodi, vitamin, protein, lemak, dan gula, untuk membantu dalam proses tumbuh kembang si kecil. Untuk itu , breastcare sangat perlu dilakukan di masa kehamilan dan pasca kelahiran.

Adapun tips-tips yang bisa dilakukan di rumah untuk melakukan breastcare

1. Bersihkan puting tanpa menggunakan sabun

Sebaiknya cukup gunakan air dan keringkan dengan handuk. Gunakan salep anti bakteri untuk mengatasi puting pecah-pecah.

2. Gunakan bra sesuai ukuran dan kebutuhan

Pakailah bra yang dirancang khusus untuk ibu menyusui

3. Memijat lembut daerah aerola dan puting susu

Saat memberikan pijatan di area ini, pijatan itu mampu membantu membuka saluran susu. Sehingga ASI menemukan jalurnya untuk keluar dan proses menyusi menjadi lancar.

4. Oles salep pelembab dengan kandungan lanolin

Kandungan lanolin mamu mengurangi puting kering, pecah, dan tersa nyeri

5. Gunakan bantalan payudara (breastpad)

6. Hentikan menyusui, bila payudara sakit

Jangan memaksakan diri untuk menyusui, segera hentikan dan segera konsultasikan dengan dokter, ya!

Selain itu, ada pula hal-hal yang perlu diperhatikan saat menyusui antara lain sebagai berikut :

  • Pastikan posisi menyusui si kecil tepat. Posisi tepat antara lain mulut bayi mencakup sebagian besar areola
  • Temukan posisi terbaik menyusui agar lebih nyaman
  • Jangan biarkan bayi mengigit puting. Segera hentikan saat si bayi mulai tertidur atau selipkan jari ke mulut bayi.
  • Menentukan pola waktu menyusui. Kedua payudara harus digunakan saat menyusui.
  • Beri pijatan lembut dan kompres air  hangat untuk meredakan nyeri dan membuka saluran kelenjar ASI.

Jangan coba mengabaikan perawatan payudara ya, Moms! Karena payudara menjadi sumber nutrisi untuk membantu tumbuh kembang si kecil. Dengan melakukan breastcare, akan membantu moms untuk mengoptimalkan kebutuhan ASI untuk si kecil. Pastikan melakukan konsultasi dengan dokter atau  meminta bantuan terapis untuk mendapatkan perawatan terbaik ya, Moms!

Jika moms berencana menggunakan layanan HAMI Homecare dalam waktu dekat, yuk kunjungi HAMI Homecare solusi layanan pijat bayi dan segera reservasi melalui Whatsapp di H-1 ya, moms!