Select Page
Sumber : parentstory.com

Apakah Moms pernah melihat si kecil mengeluarkan gumoh setelah disusui? Gumoh memang umum terjadi pada bayi, namun jika gumoh yang dikeluarkan dalam jumlah banyak, Moms perlu mewaspadainya. Karena bisa jadi si kecil terkena GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau penyakit asam lambung.

GERD umum terjadi pada bayi karena organnya belum berfungsi dengan baik secara sepenuhnya. GERD wajar terjadi karena sistem pencernaan pada bayi belum benar-benar sempurna. Ukuran lambungnya masih kecil dan katup lambungnya belum kuat. Biasanya kondisi GERD terjadi pada bayi, saat memasuki usia 0-3 bulan. Katup lambung akan berfungsi sepenuhnya saat bayi menginjak usia 4-5 bulan bahkan sampai usia 1 tahun.

Kondisi ini memang masalah waktu dan akan kembali normal seiring pertumbuhan si kecil. Hal yang perlu diwaspadai adalah saat gejala GERD ini berkepanjangan dan mengganggu tumbuh kembang si kecil. Adapun beberapa gejala GERD pada bayi seperti berat badan yang tak kunjung naik, rewel lalu sesak napas, tidurnya terganggu, sering muntah, tersedak, sulit mengunyah, hingga nyeri dada. Saat gejala ini menyerang, sebaiknya Moms segera melakukan konsultasi dengan dokter agar si kecil memperoleh penanganan yang tepat.

Selain itu, GERD juga muncul dari faktor makanan yang Moms konsumsi. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) atau Akademi Dokter Anak Amerika menyarankan agar ibu menyusui tidak memakan telur atau susu selama dua atau sampai empat minggu dan melihat apakah gejala-gejala refluks berkurang dan tidak mengonsumsi makanan- makanan asam.

Adapun beberapa tips sebagai pertolongan pertama yang dapat Moms lakukan antara lain sebagai berikut :

1. Setelah disusui, posisikan si bayi secara tegak. Biasakan mendirikan bayi selama 30 hingga 40 menit setelah menyusui si kecil. Posisi ini mencegah si kecil asam lambung naik.

2. Sendawakan si kecil untuk mengurangi resiko terjadinya GERD. Bersendawa ini berfungsi mengeluarkan udara yang masuk ke sistem pencernaan bayi selama proses menyusui, membuat si kecil lebih nyaman, dan untuk pencernaan bayi.

3. Hindari Makanan Asam

Jangan berikan makanan-makanan asam, pedas, dan mengandung kafein yang dapat menimbulkan kenaikan asam lambung

4. Jangan beri makanan atau susui secara berlebihan

Hindari memberi makan atau menyusui bayi secara berlebihan

5. Konsultasikan Ke Dokter Anak

Jika gejala-gejala GERD berkepanjangan, segera konsultasikan dengan dokter anak agar mendapat penanganan yang tepat

Kondisi GERD pada umumnya masalah waktu. Karena GERD disebabkan beberapa organ tubuh dalam bayi belum sepenuhnya berfungsi dengan baik. Seiring perkembangan dan pertumbuhan si kecil pada akhirnya kondisi ini akan sembuh dengan sendirinya. Namun GERD perlu Moms waspadai saat pertumbuhan dan perkembangannya terganggu. Segerakan untuk berkonsultasi dengan dokter ya, Moms.

Kalau moms berencana menggunakan layanan HAMI Homecare dalam waktu dekat, yuk kunjungi HAMI Homecare solusi layanan pijat bayi dan segera reservasi melalui Whatsapp di H-1 ya, moms!