Select Page

Terapi pijat merupakan pengobatan yang telah hadir selama ratusan tahun, bahkan menjadi cara penyembuhan pada masa itu. Kebutuhan pijat bukan hanya diperuntukkan orang dewasa, tetapi bayi sejak lahir disarankan untuk memperoleh pengobatan pijat yang memiliki banyak manfaat. Association of Infant Massage menyatakan, pijat bayi dapat berpengaruh pada kelancaran pencernaan bayi, sirkulasi darah, hingga kekuatan ototnya menjadi semakin baik. Saat bayi dilahirkan, salah satu kebutuhan yang harus dipenuhinya adalah stimulus melalui pijatan.

Dilansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) stimulasi pijat mempunyai istilah lain seperti stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage, dan infant massage. Lebih lanjut dijelaskan, stimulasi pijat merupakan kombinasi bentuk stimulasi multi modal, seperti raba (taktil) dan gerak (kinestetik) yang dilakukan oleh orangtua, tenaga kesehatan, atau anggota keluarga.

Dalam praktiknya, pijat bayi memiliki fungsi untuk menyokong pertumbuhan bayi. Menurut The American Massage Therapy Association, ada cara-cara melakukan pijat bayi, yaitu dilakukan dengan memegang, menggerakan, dan memberi tekanan pada tubuh bayi.  Umumnya ada 6 bagian tubuh bayi yang seringkali diberikan pijatan lembut, antara lain sebagai berikut:

  • Pijat Wajah

Pijat yang dilakukan di setitar wajah bayi, memiliki kegunaan dalam mendorong stimulus kemampuan bicaranya kelak. Selain itu pijatan ini dapat mendorong stimulasi kelancaran sensor saraf penglihatan, pendengaran, dan penciuman si bayi. Ada lima jenis gerakan yang dapat dipraktikan untuk melakukan pijat pada wajah bayi gerakan caress love (sentuhan cinta), relax (pijatan daerah alis), circle down (pijatan membentuk lingkaran), smile (senyuman), dan cute (pijatan daerah belakang telinga)

  • Pijat Dada

Pijat bayi yang dilakukan pada bagian dada bayi memiliki manfaat untuk merangsang saraf otonom peristaltik yang berdampak memberikan dorongan pada sisa makanan dalam tubuhnya sekaligus kelancaran dalam proses pernafasannya. Ada dua gerakan dalam mempraktikan pijatan dada pada bayi, yakni gerakan butterfly (pijatan kupu-kupu) dan cross (pijatan menyilang)

  • Pijat Perut

Pijat bayi yang dilakukan di bagian perut biasanya bermanfaat untuk menghilangkan kembung. Ada lima gerakan dalam mempraktikan pijatan perut pada bayi, yakni gerakan mengayuh, bulan matahari (gerakan searah jarum jam), gerakan I Love You, walking fingers (pijatan jari-jari berjalan), dan relax (gerakan rileksasi).

  • Pijat Tangan

Pijat yang dilakukan pada tangan bayi memiliki kegunaan dalam membantu proses kematangan saraf bayi untuk merangkak.

  • Pijat Kaki

Pijat pada bagian kaki bayi memiliki kegunaan dalam mendukung kemampuan bayi dalm proses merangkak dan berjalan. Pada dasarnya pijat tangan dan kaki memiliki teknik yang sama. Ada tujuh gerakan utama dalam mempratikan pijatan tangan dan kaki bayi, yakni gerakan milking (memerah), rolling (pijatan menggulung), squeezing (pijatan memeras), thumb after thumb (pijatan telapak dan punggung tangan), spiral (pijatan memutar pada telapak dan punggung tangan, finger shake (pijatan pada jari), dan relax (gerakan rileksasi tangan)

  • Pijat Punggung

Pijatan yang dilakukan pada punggung bayi bermanfaat untuk kemampuan dan kelenturan otot sekaligus merelaksasi bagian tubuh tersebut. Ada lima gerakan utama dalam mempraktikan pijatan punggung pada bayi, yakni gerakan go-back forward (pijatan maju mundur), slip (pijatan meluncur), mengayuh, spiral, dan menggaruk.

Bagaimana moms, kapan mulai berencana melakukan pijat bayi? Pijat bayi punya memiliki dampak positif untuk pertumbuhan si kecil. Yuk moms, mulai memberikan perawatan terbaik untuk sang buah hati.

Jika moms berencana melakukan pijat bayi dalam waktu dekat, yuk kunjungi HAMI Homecare solusi layanan pijat bayi dan segera reservasi melalui Whatsapp di H-1 ya, moms!