Select Page

Di awal tahun Indonesia harus menghadapi bencana banjir di beberapa wilayah akibat hujan deras yang berkepanjangan. Tentu saja, hal ini mengakibatkan sebagian masyarakat harus dievakuasi karena luapan air semakin tinggi dan menimbulkan banyak resiko.

Dalam situasi ini, wajar jika moms merasa panik. Namun jangan terlalu berlebihan ya, moms. Karena kepanikan atau stress akan beresiko untuk kondisi kehamilan. Keadaan stress akan membawa dampak buruk bagi kehamilan. Menurut penelitian yang dilakukan The Scientific Association of Psychology, efek tress membawa dampak buruk jangka panjang janin seperti :

  • Tumbuh kembang janin menjadi terhambat
  • Mempengaruhi otak janin
  • Pasokan oksigen untuk janin jadi berkurang
  • Bayi lahir prematur.

Untuk itu, pemulihan stress pasca banjir harus dilakukan moms. Saat stress mulai datang, moms harus berupaya untuk bisa mengendalikan rasa itu. Berikut cara-cara manajemen stress pasca banjir bagi ibu hamil dari laman Duval Florida Health  sebagi berikut:

  1. Agar dehidrasi tidak terjadi, perbanyak minum air putih
  2. Agar terhindar dari bakteri dan virus, jaga kebersihan diri dengan mandi dan ganti pakaian yang bersih.
  3. Jangan lupa membawa topi, air putih, payung jika moms dalam situasi di luar ruangan. Sebisa mungkin carilah tempat teduh.
  4. Jangan membawa beban berat
  5. Jangan lupa, istirahat sesering mungkin
  6. Konsumsi makanan sehat dan kontrol  makanan sebisa mungkin agar kondisi kehamilan tetap terjaga.

Jika manajemen stress dapat dilakukan dengan baik, proses kehamilan dan kelahiran pun akan lancar dan sesuai harapan. Selain itu, respon tubuh moms pada stress akan menurun, sehingga tubuh kembali pada keadaan semula. Kuncinya, tetap jangan panik dan lekas minta pertolongan medis jika memang dibutuhkan. Tetap ikuti arahan dan petunjuk selama bencana terjadi.

Bila bencana datang kembali,  lakukan beberapa langkah-langkah yang dilansir dari Centers For Disease Control And Prevention bagi ibu hamil di antaranya :

  • Jika tanda melahirkan datang, segera hubungi nomer darurat atau pergi ke rumah sakit.
  • Jika harus dievakuasi dari rumah, siapkan kebutuhan yang penting untuk kehamilan dan proses persalinan jika Hari Perkiraan Lahir (HPL) sudah dekat.
  • Jika tinggal di pengungsian, segera beri tenaga medis mengenai kondisi kehamilan
  • Jika memiliki vitamin dan obat-obatan yang diberikan dokter, segera minum sesuai dengan ketentuan.
  • Cuci tangan dan hindari orang-orang yang sakit sebagai bentuk perlindungan.
  • Ikuti dan patuhi petunjuk yang diberikan petugas saat bencana terjadi.
  • Untuk menghindari stress fisik, minum air sebanyak mungkin dan istirahat yang cukup.

Tetap berhati-hati dan selalu dampingi oleh suami tercinta atau keluarga, agar moms bisa memperoleh bantuan jika diperlukan. Bila stress menyerang, jangan lupa lakukan tips-tips di atas ya moms. Agar proses kehamilan dan kelahiran sang buah hati sesuai dengan harapan moms dan keluarga. Jangan lupa, sering-seringlah berkonsultasi dengan tenaga medis ya, moms.